33 Sekolah Se-Jatinangor Meriahkan Lomba Keagamaan dan Akademik K3S 2026
Sumedang – Sebanyak 33 sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Jatinangor mengikuti lomba keagamaan dan akademik yang digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Jatinangor, Kamis (12/2/2026). Kegiatan berlangsung di SDN Cipacing 1 dan SDN Cipacing 2.
Ajang ini menjadi bagian dari komitmen K3S dalam membangun generasi berkarakter melalui penguatan nilai religius dan prestasi akademik sejak usia dini.
Ketua K3S Kecamatan Jatinangor, H. Cecep Abdul Salam, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter siswa.
“Kami ingin anak-anak Jatinangor tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berani, religius, dan berkarakter kuat. Pendidikan harus berjalan seiring antara ilmu, iman, dan akhlak,” tegasnya.
Beragam Cabang Lomba
Panitia menghadirkan berbagai cabang lomba, antara lain Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHK), MTK, Adzan, KBGS, Da’i Cilik (DACIL), Qasidah, dan Vocal Religi.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan merdunya shalawat menggema sejak pagi. Para siswa tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaiknya. Guru dan orang tua turut memberikan dukungan penuh, sehingga suasana berlangsung meriah namun tetap khidmat.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Panitia menjadikannya sebagai sarana pembinaan mental, spiritual, dan keberanian siswa tampil di depan umum.
Perkuat Kolaborasi dan Sportivitas
Selain menggali potensi siswa, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar sekolah. Para kepala sekolah dan guru memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh di Jatinangor.
H. Cecep menambahkan, melalui lomba ini pihaknya ingin menanamkan nilai sportivitas, kebersamaan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi positif dalam dunia pendidikan di Kecamatan Jatinangor.
Dengan semangat religius dan prestasi yang ditunjukkan para peserta, lomba keagamaan dan akademik ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat untuk menghadapi masa depan.
