Agus Flores Peringatkan Kapolres Boyolali, Alat Beko Tambang Ilegal Simo Harus Diturunkan Hari Ini
MAUNG PAJAJARAN NEWS – JAKARTA
Program pemberantasan tambang ilegal bukan hanya menjadi agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga merupakan instruksi tegas dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Kapolri bahkan telah menginstruksikan jajaran Propam Polri agar menindak tegas praktik tambang ilegal tanpa pandang bulu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN) Agus Flores, yang juga Pimpinan Media 91 Novem One, menyoroti keberadaan tambang pasir ilegal di wilayah Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Agus Flores menyampaikan bahwa alat berat jenis eskavator atau bego yang digunakan di tambang ilegal tersebut harus segera diturunkan hari ini.
“Saya tidak pakai tanya siapa yang memback up tambang ilegal di Boyolali. Kalau ada oknum TNI yang main, tinggal telepon Panglima TNI. Begitu pula kalau ada oknum polisi, tinggal hubungi Kapolri,” tegas Agus, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, praktik tambang ilegal di Boyolali tidak hanya melibatkan penggunaan alat berat, tetapi juga diduga berkaitan dengan distribusi solar ilegal yang harus ditindak tegas.
Agus juga memberikan peringatan keras kepada Kapolres Boyolali. Ia menegaskan akan menyurati Kapolri jika hingga hari ini alat bego di lokasi tambang ilegal tersebut belum juga diturunkan.
“Hari ini alat di tambang Boyolali tidak turun, besok saya surati Kapolri agar Kapolresnya dicopot,” ujarnya dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Agus menilai sikap Kapolri saat ini menunjukkan ketegasan dalam membersihkan praktik tambang ilegal di berbagai daerah, termasuk di Boyolali.
“Kapolri sekarang agak tegas. Tambang ilegal harus dibersihkan, termasuk di Boyolali,” pungkasnya.
Editor: Redaksi Maung Pajajaran News
Sumber: Pernyataan PW FRN
Tayang: Senin, 23 Februari 2026
