Di Balik Program MBG: Investigasi Maung Pajajaran News Temukan Indikasi Jalur Khusus Pendaftaran SPPG
JAKARTA – Investigasi yang dilakukan tim Maung Pajajaran News menemukan indikasi praktik yang memerlukan pendalaman lebih lanjut dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait proses pendaftaran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Temuan awal Maung Pajajaran News ini muncul di tengah peringatan pemerintah mengenai maraknya penipuan yang menawarkan peluang pembukaan titik dapur MBG dengan imbalan biaya tertentu.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi bagi kelompok sasaran.
Baca Juga : Waspada! BGN Temukan Praktik Mark Up Bahan MBG, Pengelola Dapur Jabar Diminta Lapor
350 Dapur MBG di Jawa Barat Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Satgas
Pemerintah Ingatkan Modus Penipuan Program MBG
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai tawaran yang mengatasnamakan program MBG.
Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menyatakan bahwa setiap laporan dugaan penipuan perlu ditelusuri secara menyeluruh berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi.
“Menurut saya harus ada investigasi yang berdasar fakta,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.
Sementara itu, Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan pihaknya pernah menerima informasi mengenai tawaran jual-beli titik dapur SPPG dengan nilai mencapai Rp200 juta.
Ia menegaskan bahwa sistem pendaftaran program tersebut saat ini telah ditutup sehingga masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengklaim masih dapat membuka akses pendaftaran.
Dugaan Penipuan Dilaporkan Terjadi di Bekasi
Salah satu laporan dugaan penipuan yang mengatasnamakan program MBG dilaporkan terjadi di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kasus tersebut, korban dilaporkan mengalami kerugian setelah menyetorkan sejumlah uang kepada pihak yang menjanjikan peluang membuka dapur SPPG dengan keuntungan tertentu.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima tawaran bisnis yang mengatasnamakan program pemerintah.
Menurutnya, pihak yang terbukti melakukan penipuan dengan mengatasnamakan program MBG dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Investigasi Maung Pajajaran News Temukan Indikasi Jalur Khusus
Di luar pernyataan resmi pemerintah, investigasi lapangan yang dilakukan tim Maung Pajajaran News menemukan adanya informasi mengenai pihak yang membuka pendaftaran program MBG melalui mekanisme yang disebut sebagai “jalur khusus”.
Informasi tersebut berbeda dengan mekanisme resmi yang sebelumnya disampaikan oleh pemerintah.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam temuan investigasi tersebut masih belum memberikan keterangan resmi.
Investigasi yang dilakukan Maung Pajajaran News masih terus berlanjut untuk memastikan apakah indikasi tersebut berkaitan dengan praktik penipuan atau persoalan administratif lainnya.
Dugaan Pemotongan Dana Proyek Dapur SPPG
Dalam proses investigasi, tim Maung Pajajaran News juga bertemu dengan seorang kontraktor yang mengaku pernah terlibat dalam pembangunan dapur SPPG.
Menurut pengakuannya, nilai pengerjaan proyek tersebut mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
Namun ia menyebut adanya pemotongan dana proyek dengan persentase tertentu yang harus ditanggung oleh pihak pelaksana di lapangan.
Keterangan tersebut masih berupa pengakuan narasumber dan memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.
Masih Memerlukan Klarifikasi
Temuan investigasi ini merupakan informasi awal yang masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Belum dapat dipastikan apakah dugaan jalur khusus pendaftaran maupun pemotongan dana proyek tersebut berkaitan dengan praktik penipuan, pungutan liar, atau persoalan administratif lainnya.
Pemerintah melalui BGN sendiri telah membuka saluran pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan penyimpangan dalam program MBG melalui Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) di call center 127.
Catatan Redaksi
Berita ini disusun berdasarkan hasil investigasi lapangan serta keterangan sejumlah narasumber yang mengetahui pelaksanaan program MBG.
Beberapa pihak yang disebut dalam temuan investigasi masih belum memberikan konfirmasi resmi hingga berita ini diterbitkan.
Redaksi Maung Pajajaran News membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait sesuai dengan prinsip keberimbangan dalam jurnalistik.**
