Satreskrim Polres Cianjur Terima Laporan Ada nya Arisan Paket Paket Lebaran Bodong,Dengan Korban 400 Orang Dan Bisa Lebih.

Satreskrim Polres Cianjur Terima Laporan Ada nya Arisan Paket Paket Lebaran Bodong,Dengan Korban 400 Orang Dan Bisa Lebih.

Cianjur – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur pada hari Rabu resmi menerima laporan terkait kasus arisan paket lebaran yang diduga merupakan tindakan penipuan dan penggelapan. Laporan disampaikan oleh seorang perwakilan korban yang mengaku mewakili sekitar 400 orang, dengan potensi jumlah korban yang akan bertambah seiring dengan penyelidikan yang berjalan.

Dalam keterangan persnya, Kapolres Cianjur menyampaikan bahwa kegiatan yang digadang-gadang sebagai arisan paket lebaran ini telah beroperasi sejak tahun 2012. Terlapor yang bernama DS (43 tahun) diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan senilai sekitar 500 juta rupiah, dengan kedok memberikan paket lebaran kepada peserta.

“Para korban dijanjikan akan mendapatkan paket lebaran, namun hingga H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri tidak ada tanda-tanda pembagian. Kini mendekati hari raya, jelas paket tidak mungkin lagi diberikan. Atas kejadian tersebut, seorang perwakilan yang juga merupakan korban melaporkan hal ini kepada Satreskrim kami,” ujar Kapolres.

Saat ini, status DS masih sebagai terlapor dan pemeriksaan masih berlangsung guna melakukan validasi dan verifikasi data. Tim penyidik akan mengkonfirmasi jumlah kerugian yang sebenarnya, memetakan modus operandi yang digunakan, serta menetapkan jumlah korban yang benar-benar dirugikan.

“Kami juga menemukan bahwa terlapor memiliki hutang kepada bank senilai sekitar 1 miliar rupiah. Informasi ini akan menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui hubungan antara hutang tersebut dengan kegiatan yang dilakukan,” tambah Kapolres.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban kasus yang sama untuk segera melapor agar data korban dan kerugian dapat tercatat secara lengkap, serta proses penyidikan dapat berjalan lebih maksimal.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *