Breaking News: Pangjugjugan Diserbu 2.500 Wisatawan, Kemunculan Plat Merah Ikut Tersorot

Breaking News: Pangjugjugan Diserbu 2.500 Wisatawan, Kemunculan Plat Merah Ikut Tersorot

Sumedang — Lonjakan pengunjung terjadi di Kampung Wisata Pangjugjugan, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, pada Senin (23/03/2026). Lebih dari 2.500 wisatawan dilaporkan memadati lokasi sejak pagi hari.

Pantauan langsung awak media di lapangan menunjukkan antrean panjang mengular di pintu masuk. Arus kedatangan pengunjung berlangsung tanpa henti dari berbagai daerah, didominasi wisatawan keluarga yang memanfaatkan momentum libur.

Kepadatan terlihat hampir di seluruh area, mulai dari wahana permainan, kolam renang, hingga fasilitas umum. Situasi semakin terlihat jelas di area parkir, di mana kendaraan roda dua dan roda empat berjejer rapat hingga meluas ke bagian belakang lokasi wisata.

Di tengah membludaknya pengunjung, perhatian awak media sempat tertuju pada keberadaan satu unit kendaraan berplat merah yang diduga digunakan oleh oknum dari instansi pemerintah untuk kepentingan pribadi di area wisata. Temuan tersebut memicu tanda tanya, mengingat kendaraan dinas sejatinya diperuntukkan bagi kepentingan operasional, bukan aktivitas pribadi.

Namun demikian, pihak pengelola wisata memberikan klarifikasi. Saat dikonfirmasi, pengelola Pangjugjugan, Anam, menegaskan bahwa tidak ada kunjungan resmi dari instansi pemerintah pada hari tersebut.

“Untuk hari ini tidak ada tamu dari pihak instansi pemerintah. Biasanya mereka datang setelah kegiatan selesai, hanya untuk berkunjung atau menanyakan jumlah pengunjung,” ungkap Anam kepada awak media.

Di sisi lain, antusiasme pengunjung tetap tinggi. Salah satunya Iyan, wisatawan asal Bandung, yang datang bersama keluarganya.
“Tempatnya nyaman untuk keluarga, banyak wahana dan fasilitasnya juga bagus. Kami sangat menikmati liburan di sini,” ujarnya.

Meski dipadati ribuan pengunjung, situasi di lokasi wisata terpantau tetap aman dan kondusif. Pengelola terus melakukan pengaturan serta pelayanan maksimal guna menjaga kenyamanan wisatawan.

Peristiwa ini menjadi gambaran tingginya minat masyarakat terhadap wisata lokal di Sumedang, sekaligus menyisakan perhatian publik terkait penggunaan kendaraan berplat merah di luar kepentingan dinas.

“Di tengah ramainya tempat wisata, bukan hanya momen kebahagiaan yang tercipta, tetapi juga cermin kedisiplinan dan tanggung jawab yang ikut terlihat.”

Hingga berita ini ditayangkan, Redaksi Media Maung Pajajaran membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya kepada pihak terkait, sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *