Launching KDKMP Citimun, Dony Ahmad Munir: Jangan Pesimis, Koperasi Merah Putih Harus Jadi Penggerak Ekonomi Desa

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Komitmen tersebut ditandai dengan launching KDKMP Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Sabtu (16/5/2026), yang digelar di Gedung KDKMP Desa Citimun.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, kepala desa, serta pengurus koperasi desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang.

Dalam sambutannya, Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han. menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Sumedang terus berjalan dengan pendampingan aktif dari TNI.

Menurutnya, hingga saat ini pembangunan KDKMP telah dimulai di sekitar 90 desa, dengan 38 koperasi di antaranya sudah berdiri dan terus disempurnakan dari sisi sarana maupun fasilitas pendukung.

“Mulai dari kondisi bangunan hingga fasilitas pendukung seperti AC dan sarana lainnya terus dilengkapi.

Pembangunan Koperasi Merah Putih ini bukan hanya tugas Agrinas, tetapi TNI juga diperintahkan untuk mendampingi pembangunan koperasi merah putih di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, target pembangunan KDKMP di Kabupaten Sumedang mencapai 277 titik yang terdiri dari 270 desa dan 7 kelurahan. Namun demikian, kondisi geografis dan kontur wilayah Sumedang menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan.

“Dengan kondisi geografis dan kontur tanah di wilayah Sumedang, ternyata masih banyak tantangan yang perlu dijawab bersama,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa program KDKMP merupakan program strategis nasional yang harus didukung bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa.

“Atas nama Pemerintah Daerah Sumedang saya mengucapkan selamat kepada Desa Citimun dan beberapa desa lainnya yang hari ini menjadi gelombang pertama launching koperasi desa dan kelurahan merah putih,” ujar Dony.

Selain Desa Citimun, launching KDKMP juga dilakukan di sejumlah desa lainnya, di antaranya Desa Sukawening, Desa Mulyasari, Desa Mekarjaya, Desa Pasirnanjung dan Desa Halimun.

Menurut Dony, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh soliditas, kekompakan, dan kebersamaan seluruh pihak dalam membangun ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

“Kuncinya adalah soliditas, kekompakan dan kebersamaan. Apapun masalah yang ada di depan kita bisa kita pecahkan bersama,” tegasnya.

Dony juga mengajak seluruh kepala desa untuk tetap optimistis dan tidak pesimis dalam menjalankan program KDKMP. Ia bahkan mengutip pernyataan ilmuwan dunia Albert Einstein tentang pentingnya perubahan cara berpikir untuk mendapatkan hasil yang berbeda.

“Kalau ingin hasil berbeda maka caranya juga harus berbeda. KDKMP adalah jawaban atas itu. Ini cara baru untuk mendapatkan hasil yang berbeda,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dony menjelaskan bahwa koperasi desa nantinya akan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi kebutuhan pokok hingga menjadi pemasok dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“KDKMP ini akan menjadi trigger ekonomi desa. Desa jual barang, desa beli produk, dan hasilnya kembali lagi untuk masyarakat desa,” tuturnya.

Ia juga menilai keberadaan koperasi akan memperpendek akses pelayanan ekonomi masyarakat sehingga warga tidak perlu lagi berbelanja jauh ke luar desa.

“Kalau masyarakat belanja keluar harus pakai motor, bensin mahal, emisi meningkat. Dengan koperasi ini pelayanan ekonomi jadi lebih dekat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Dony berharap KDKMP mampu menghidupkan kembali semangat kejayaan koperasi desa seperti era KUD dahulu, namun dengan konsep yang lebih modern, profesional, dan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.

“Jangan pesimis. Koperasi Merah Putih harus menjadi penggerak ekonomi desa dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

* Henra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *