Skill Enhancement Program SMP Bakti Nusantara 666 Resmi Digelar, Perkuat Kompetensi Guru dan Budaya Berbahasa Inggris

Kabupaten Bandung – SMP Bakti Nusantara 666 menggelar Skill Enhancement Program (SEP) Tahun Ajaran 2026–2027 sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan proses pembelajaran tahun ajaran baru sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Kegiatan yang berlangsung pada 7–8 Juli 2026 ini mengusung tema “The English Habit Challenge: Making English Our Second Language at School.”
Program ini merupakan bagian dari komitmen SMP Bakti Nusantara 666 dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global melalui penguatan budaya berbahasa Inggris di lingkungan sekolah. Selain menjadi bekal menghadapi tahun ajaran baru, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut nyata dalam membangun kebiasaan penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua di lingkungan pendidikan.
Ketua Yayasan Bakti Nusantara 666, H. Suherman, SE., MM, dalam pemaparannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kapasitas guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran. Menurutnya, guru dituntut untuk terus berinovasi, mengembangkan kompetensi, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Sementara itu, M. Juhaeri, M.Pd, selaku Direktur Pendidikan Bakti Nusantara 666, menyampaikan bahwa budaya berbahasa Inggris bukan sekadar menjadi mata pelajaran di kelas, tetapi harus dibangun menjadi budaya positif yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Dengan demikian, peserta didik akan terbiasa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris secara alami dan percaya diri.
Kepala SMP Bakti Nusantara 666, Agus Abdul Salam, S.Pd.I, menjelaskan bahwa Skill Enhancement Program merupakan agenda penting sekolah untuk menyamakan persepsi seluruh tenaga pendidik dalam menyusun strategi pembelajaran yang efektif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh guru memiliki kesiapan akademik, metodologi pembelajaran yang lebih inovatif, serta semangat baru dalam mewujudkan budaya berbahasa Inggris di lingkungan sekolah. Harapannya, peserta didik tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, para guru mengikuti berbagai sesi materi, diskusi, serta penguatan strategi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Program ini diharapkan mampu menghasilkan tenaga pendidik yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, serta berstandar global.
Dengan terselenggaranya Skill Enhancement Program (SEP) Tahun Ajaran 2026–2027, SMP Bakti Nusantara 666 kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemampuan berbahasa Inggris.
* Redaksi

