SMP Bakti Nusantara 666 Jadi Tuan Rumah IHT Gugus 5 Bandung Timur, Perkuat Kompetensi Guru dan Pembelajaran Digital

BANDUNG,MAUNG PAJAJARAN NEWS- Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Salah satunya melalui kegiatan In House Training (IHT) yang digelar di SMP Bakti Nusantara 666, Selasa, 4 Agustus 2026.
SMP Bakti Nusantara 666 dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan IHT yang diikuti para guru dari tujuh sekolah tingkat Gugus 5 Bandung Timur. Kegiatan tersebut menghadirkan Nana Supriatna, S.Pd., M.M.Pd., selaku Pengawas Pendidikan Kabupaten Bandung, sebagai pemateri.
IHT mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Guru Melalui Review Kurikulum Satuan Pendidikan, Pembelajaran Mendalam, dan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Digital.”
Kegiatan berlangsung dalam suasana aktif dan interaktif. Para guru mengikuti materi, berdiskusi, serta mendalami berbagai pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menjawab tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi.
Materi pembelajaran mendalam (Deep Learning) menjadi salah satu perhatian utama. Guru didorong untuk tidak sekadar menyampaikan materi, tetapi mampu menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna, kontekstual, mendorong pemikiran kritis, serta melibatkan peserta didik secara aktif.
Sementara itu, pemanfaatan teknologi dalam perencanaan pembelajaran juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Guru diharapkan semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan digital sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung proses pembelajaran.
Kepala SMP Bakti Nusantara 666, Agus Abdul Salam, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, IHT menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas guru sekaligus membangun kolaborasi antarsekolah.
Kehadiran guru dari tujuh sekolah dalam satu forum juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan menyamakan persepsi dalam upaya menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pelatihan semata. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh para guru diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing sehingga memberikan dampak nyata bagi peserta didik.
Dengan kolaborasi antara sekolah, guru, dan pengawas pendidikan, SMP Bakti Nusantara 666 bersama Gugus 5 Bandung Timur menunjukkan komitmen untuk terus bergerak meningkatkan mutu pendidikan melalui guru yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Dari ruang pelatihan, lahir gagasan. Dari gagasan, lahir inovasi. Dan dari guru yang terus belajar, diharapkan lahir generasi yang semakin berkualitas dan siap menghadapi masa depan.
* Redaksi

