Di Hari Yang Fitri, Kita Kembali Menjadi Manusia Yang Saling Memaafkan
Sumedang — Di antara gema takbir yang berkumandang dan harapan yang kembali tumbuh, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momen yang penuh makna bagi setiap hati yang rindu akan kedamaian.
Kasat Binmas Polres Sumedang AKP Taufik Risnandar, S.H., CPHR., CHRA beserta seluruh jajaran dengan penuh ketulusan menyampaikan ucapan:
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”
Dalam keheningan hati, Idul Fitri bukan sekadar perayaan. Ia adalah tentang air mata yang jatuh dalam doa, tentang tangan yang kembali terulur untuk memaafkan, dan tentang hati yang belajar ikhlas melepaskan segala luka.
“Mungkin selama ini ada kata yang tanpa sengaja melukai, ada sikap yang tak sempat diperbaiki, dan ada jarak yang perlahan tercipta. Di hari yang suci ini, izinkan kami mengetuk pintu maaf, dengan segala kerendahan hati.”
AKP Taufik Risnandar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik kembali—kembali kepada hati yang bersih, kepada niat yang lurus, dan kepada rasa kemanusiaan yang tulus.
“Tidak ada yang lebih indah di hari kemenangan ini selain saling memaafkan. Tidak ada yang lebih berarti selain kembali merangkul, meski sebelumnya pernah saling menjauh.”
Dalam hangatnya kebersamaan, terselip harapan sederhana namun dalam: agar setiap langkah kehidupan dipenuhi keberkahan, setiap perjalanan dijaga keselamatan, dan setiap hati dipenuhi kedamaian.
“Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita, menghapus segala dosa, dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik—yang lebih peduli, lebih sabar, dan lebih mencintai sesama.”
Di hari yang fitri ini, mari kita tidak hanya saling berjabat tangan, tetapi juga saling menguatkan. Karena sejatinya, kita semua sedang berjalan dalam perjalanan yang sama—mencari ridha dan kebahagiaan yang hakiki.
Kasat Binmas Polres Sumedang
AKP Taufik Risnandar, S.H., CPHR., CHRA
Beserta Jajaran
Redaksi
