Evakuasi Truk Majun di Cigendel, Jalur Bandung–Sumedang Lumpuh Total Saat Proses Derek

Evakuasi Truk Majun di Cigendel, Jalur Bandung–Sumedang Lumpuh Total Saat Proses Derek

Sumedang,Maung Pajajaran News – Proses evakuasi sebuah truk Mitsubishi Fuso bermuatan kain majun yang terperosok ke parit drainase di Jalan Raya Bandung–Sumedang menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total pada Minggu (8/3/2026) siang.

Truk bernomor polisi AE 8211 UP itu terperosok di RT 01 RW 08, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Awalnya, meski posisi truk dalam kondisi miring di bahu jalan, arus lalu lintas masih dapat dilalui kendaraan dari kedua arah dan terpantau relatif lancar.

Namun kondisi berubah drastis ketika tim evakuasi mulai melakukan proses penarikan kendaraan pada pukul 12.30 WIB. Petugas terpaksa menutup jalur sementara karena proses derek membutuhkan ruang besar di badan jalan yang sempit.

Akibatnya, jalur utama Bandung–Sumedang tidak bisa dilalui kendaraan dari kedua arah selama proses evakuasi berlangsung.

Menurut saksi mata di lokasi, kemacetan panjang mulai terjadi saat dua unit derek berat dikerahkan untuk menarik truk yang terperosok.

“Sejak pagi masih bisa lewat. Tapi saat derek datang dan mulai menarik truk, jalan langsung ditutup dan kendaraan menumpuk dari dua arah,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Tim evakuasi mengerahkan dua unit truk derek khusus dari tim Badak 55 untuk mengangkat kendaraan tersebut. Penggunaan dua derek sekaligus diperlukan karena beban truk yang mencapai belasan ton serta posisi kendaraan yang berisiko terguling ke arah jurang.

Selama proses evakuasi berlangsung, antrean kendaraan dari arah Bandung maupun Sumedang mengular hingga beberapa kilometer.

Baca Juga : Pembangunan Jalan Lingkungan di Dusun Lebakgede Jadi Perhatian, Dinas Perkim Sumedang Dorong Infrastruktur Desa Lebih Baik

Warga setempat bersama petugas di lapangan turut membantu mengatur situasi dengan memberikan informasi kepada para pengendara mengenai penutupan jalur sementara tersebut.

Proses evakuasi berjalan cukup sulit karena roda truk terjepit di struktur beton parit yang rusak akibat beban kendaraan.

Operator derek harus melakukan tarikan secara bersamaan dan presisi agar badan truk tetap stabil saat diangkat keluar dari parit.

Setelah bekerja sekitar dua jam, truk akhirnya berhasil ditarik kembali ke badan jalan pada pukul 14.32 WIB.

Petugas kemudian langsung membersihkan puing-puing beton drainase yang berserakan di jalan untuk mencegah potensi kecelakaan.

Setelah proses pembersihan selesai, jalur Bandung–Sumedang yang sempat lumpuh total akhirnya dibuka kembali secara bertahap dan arus kendaraan mulai berangsur normal.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerusakan drainase di lokasi kejadian terlihat cukup parah akibat tekanan beban kendaraan.

Pihak berwenang mengimbau para pengemudi kendaraan besar agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, mengingat Jalan Raya Bandung–Sumedang merupakan jalur logistik utama yang sangat padat dilalui kendaraan berat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *