Jaga Kamtibmas Ramadan, Polresta Tangerang Petakan Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar

Jaga Kamtibmas Ramadan, Polresta Tangerang Petakan Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar

TANGERANGPolresta Tangerang memetakan sejumlah titik rawan tawuran, perang sarung, dan balap liar selama bulan suci Ramadan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Berdasarkan pemetaan tersebut, kepolisian meningkatkan intensitas patroli di wilayah rawan.

Kapolresta Tangerang Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah pengamanan secara komprehensif selama Ramadan.

“Kami telah melakukan pemetaan kerawanan serta menyiapkan langkah pengamanan secara komprehensif,” ujar Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Jumat (20/2/2026).

Kapolresta menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum peningkatan keimanan dan kebersamaan, sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjadi prioritas utama. Polresta Tangerang berkomitmen menghadirkan rasa aman melalui langkah preventif, preemtif, serta penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis.

Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat 18 titik rawan tawuran atau perang sarung dan 11 titik rawan balap liar. Titik-titik tersebut tersebar di wilayah hukum Polsek Cisoka, Pasar Kemis, Cikupa, Balaraja, Tigaraksa, Panongan, dan Mauk.

Sementara untuk titik rawan balap liar, di antaranya berada di Jalan Baru Pemda depan Kawasan Millennium, Perumahan Taman Adiyasa Solear, serta Jalan Raya Tanjakan Rajeg.

“Kami akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, khususnya saat ngabuburit serta pada malam hari hingga menjelang sahur,” jelas Kapolresta.

Ia menambahkan, patroli akan dilaksanakan secara mobile maupun stasioner, termasuk razia kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain itu, pemantauan media sosial juga dilakukan karena kerap dimanfaatkan sebagai sarana membuat janji tawuran maupun balap liar.

“Setiap potensi gangguan akan kami respons dengan cepat,” tegasnya.

Selain memetakan titik rawan gangguan kamtibmas, Polresta Tangerang juga memetakan 25 titik rawan kemacetan, yang mayoritas berada di simpang, pertigaan, dan perempatan jalan. Sedangkan pusat keramaian tercatat sedikitnya 9 titik, di antaranya kawasan Citra Raya, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, dan Talaga Bestari.

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Polresta Tangerang akan menempatkan personel tambahan serta melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif menjelang waktu berbuka puasa dan setelah salat tarawih.

Sementara itu, untuk pengamanan pusat keramaian, Polresta Tangerang menggelar Patroli Pusaka (Patroli Pusat Keramaian) guna mencegah tindak kriminalitas seperti pencopetan dan pencurian kendaraan bermotor, serta mengantisipasi gangguan ketertiban umum.

Kapolresta Tangerang menegaskan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas selama Ramadan. Meski mengedepankan upaya preventif, pihaknya memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Ramadan di Kabupaten Tangerang dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.(M.Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *