Polsek Tomo Siaga Banjir, 165 KK Mengungsi di Tolengas Akibat Luapan Sungai Cilutung

Polsek Tomo Siaga Banjir, 165 KK Mengungsi di Tolengas Akibat Luapan Sungai Cilutung

Sumedang, 12 Februari 2026 – Polsek Tomo bergerak cepat mengantisipasi banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Sumedang. Dalam patroli hujan yang digelar Rabu (11/2/2026) malam, aparat mencatat 165 kepala keluarga (KK) di Desa Tolengas terpaksa mengungsi sementara akibat luapan Sungai Cilutung.

Patroli dimulai pukul 21.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Tomo.

165 KK Mengungsi di Dusun Citele

Hasil pemantauan menunjukkan genangan air terjadi di tiga desa, yakni Desa Darmawangi, Desa Marongge, dan Desa Tolengas.

Kondisi di Desa Darmawangi dan Marongge dilaporkan berangsur surut. Warga yang sempat terdampak mulai kembali ke rumah masing-masing.

Namun di Desa Tolengas, khususnya Dusun Citele yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilutung, banjir masih menggenangi permukiman warga. Sebanyak 165 KK memilih mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi dan aman, meski masih berada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Petugas memperkirakan debit air akan surut dalam waktu sekitar tiga jam seiring menurunnya intensitas aliran sungai.

Kapolsek Pimpin Langsung Patroli

Kapolsek Tomo AKP Baban Kusbandi memimpin langsung kegiatan patroli bersama personel gabungan, yaitu:

Aiptu Didin Muhtarudin (Ps. Panit II Samapta Polsek Tomo)

Aipda Dian Kusdita (Ps. Panit I Lantas Polsek Tomo)

Aipda Ujang H. (Bhabinkamtibmas Desa Darmawangi)

Dani Priana (Satpol PP Kecamatan Tomo)

Suhaena (Satpol PP Kecamatan Tomo)

Tim melakukan patroli mobile untuk memastikan kondisi warga serta memantau potensi bencana susulan.

Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

Kapolsek Tomo bersama unsur Forkopimcam mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di bantaran Sungai Cilutung.

“Kami mengimbau masyarakat tetap siaga terhadap potensi banjir susulan, tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai saat debit meningkat, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” ujar AKP Baban Kusbandi.

Situasi Kondusif, Aparat Tetap Siaga

Seluruh rangkaian patroli berjalan aman dan kondusif. Aparat gabungan tetap melakukan pemantauan sebagai langkah preventif guna memastikan keselamatan warga.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan saat menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *