RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang Ukir Rekor MURI, Pelopor Rumah Sakit Literasi Pertama di Indonesia

RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang Ukir Rekor MURI, Pelopor Rumah Sakit Literasi Pertama di Indonesia

SUMEDANG – Kabupaten Sumedang kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. RSUD Umar Wirahadikusumah resmi mengukir sejarah dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Rumah Sakit Literasi pertama di Indonesia.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Direktur MURI, Jaya Suprana, didampingi Direktur MURI Ailawati Margono, kepada Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Direktur RSUD Umar Wirahadikusumah, Enceng, dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Kinartosabdo MURI, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Momentum bersejarah ini menjadi bukti nyata inovasi luar biasa yang dilakukan RSUD Umar Wirahadikusumah dalam mentransformasi pelayanan kesehatan berbasis literasi. Rumah sakit kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga menjelma menjadi pusat edukasi kesehatan yang menyentuh dimensi fisik, mental, hingga perubahan perilaku masyarakat.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun sistem kesehatan yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Rumah sakit hari ini tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat agar hidup lebih sehat. Ini adalah healing yang utuh, menyentuh fisik dan jiwa,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Umar Wirahadikusumah, Enceng, menjelaskan bahwa konsep literasi kesehatan diimplementasikan melalui berbagai program inovatif. Mulai dari penyediaan buku edukasi, majalah kesehatan, hingga terobosan “dinding bicara” yang menghadirkan informasi kesehatan di setiap sudut rumah sakit.

Menurutnya, pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai agen perubahan sosial.

“Kami ingin menghadirkan rumah sakit yang tidak hanya mengobati, tetapi juga mencerdaskan masyarakat. Literasi kesehatan adalah kunci menuju kualitas hidup yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan diraihnya rekor MURI ini, RSUD Umar Wirahadikusumah tidak hanya mencatatkan sejarah di tingkat nasional, tetapi juga membuka peluang besar untuk melangkah ke panggung internasional sebagai pelopor rumah sakit berbasis literasi kesehatan.

Capaian ini sekaligus mempertegas komitmen Kabupaten Sumedang dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
* Henra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *