Bronjong Carik Desa Nanggerang Akhirnya Dibangun, Warga Ungkap Rasa Syukur
Sumedang, 29 Juli 2026 — Pembangunan bronjong di kawasan Carik Desa, Dusun 3, Desa Nanggerang, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, akhirnya mulai direalisasikan. Pembangunan yang telah dinantikan warga tersebut mulai dikerjakan pada Senin, 27 Juli 2026, dan hingga Rabu (29/7/2026) telah memasuki hari ketiga.
Berdasarkan papan informasi kegiatan di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Pembangunan Bronjong Carik Desa dengan volume 1 paket dan nilai anggaran sebesar Rp50.000.000, termasuk PPN dan PPh.
Kegiatan tersebut bersumber dari Bankeudes Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2026, dengan pelaksana kegiatan tercantum TPK Desa Nanggerang.
Pantauan awak media di lokasi, pembangunan mulai terlihat berjalan. Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan konstruksi bronjong pada bagian yang membutuhkan penguatan.
Andri: Pekerjaan Sudah Berjalan Tiga Hari
Ketua Pelaksana, Andri, menyampaikan bahwa pekerjaan pembangunan bronjong tersebut telah dimulai sejak Senin, 27 Juli 2026.
“Pekerjaan sudah berjalan tiga hari, dimulai hari Senin, 27 Juli 2026,” ujar Andri.
Pembangunan bronjong tersebut diharapkan dapat memperkuat bagian lereng serta membantu menjaga kondisi lahan dan lingkungan di sekitar kawasan Carik Desa.
Warga Bersyukur, Pembangunan yang Dinantikan Akhirnya Terwujud
Bagi masyarakat sekitar, dimulainya pembangunan tersebut menjadi kabar yang menggembirakan. Warga mengaku bersyukur karena pembangunan bronjong yang selama ini dinantikan akhirnya dapat direalisasikan.
“Kami merasa bersyukur karena pembangunan bronjong yang selama ini dinantikan warga akhirnya bisa terwujud dan mulai dikerjakan. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat. Kami berharap pengerjaannya berjalan lancar, kualitasnya baik, kuat dan bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi warga,” ungkap salah seorang warga.
Warga berharap pembangunan tersebut tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar menghasilkan konstruksi yang kokoh dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Masyarakat juga berharap proses pengerjaan tetap memperhatikan kualitas serta ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Sebab, keberadaan bronjong dinilai penting dalam membantu menjaga kondisi lahan dan lingkungan sekitar.
Selain itu, warga mengapresiasi adanya informasi kegiatan di lokasi yang memungkinkan masyarakat mengetahui secara terbuka mengenai jenis kegiatan, volume, nilai anggaran, sumber dana dan pelaksana pekerjaan.
Dengan nilai anggaran Rp50 juta, masyarakat berharap pembangunan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Desa Nanggerang.
Kini, pembangunan yang selama ini dinantikan warga telah mulai berjalan.
Harapan masyarakat pun sederhana: pekerjaan selesai dengan baik, konstruksinya kuat, dan manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang.
* Redaksi Maung Pajajaran News


