Seminar Edukasi Pemilahan Sampah Meriahkan MPLS Ramah di SDN Sirahcipelang, Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini

Sumedang – Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SDN Sirahcipelang, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Kamis (16/7/2026), berlangsung semarak dan penuh semangat. Ratusan siswa mengikuti Seminar Edukasi Pemilahan Sampah yang bertujuan menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.

Mengusung tema “Ayo Pilah Sampah, Jaga Lingkungan, Ciptakan Sekolah Bersih dan Sehat”, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendidikan karakter yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk kebiasaan positif peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Seminar menghadirkan Aipda Dadan Ali Ramdani dari Polres Sumedang sebagai narasumber utama. Dalam penyampaian materinya, ia mengajak para siswa untuk mulai membiasakan memilah sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari lingkungan sekolah maupun rumah.

“Menjaga lingkungan dimulai dari hal-hal kecil. Jika setiap anak terbiasa memilah sampah dengan benar, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kelestarian alam,” ujar Aipda Dadan Ali Ramdani di hadapan para peserta.

Kepala SDN Sirahcipelang, Rina Rohayati, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen sekolah dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat melalui pendidikan karakter.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mempraktikkan langsung kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari. Harapan kami, mereka menjadi pelopor kebersihan baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama SDN Sirahcipelang dengan BSC (Bank Sampah Cipatat) sebagai mitra dalam edukasi pengelolaan sampah. Sinergi antara dunia pendidikan, kepolisian, dan pengelola bank sampah diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi. Suasana seminar berlangsung interaktif, dipenuhi tanya jawab, canda, dan semangat belajar. Banyak siswa yang berebut mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dari narasumber, menandakan tingginya rasa ingin tahu mereka terhadap materi yang disampaikan.
Salah seorang siswa mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti seminar tersebut.

“Saya senang mengikuti kegiatan ini. Sekarang saya tahu kalau sampah harus dipilah dan tidak boleh dicampur. Mulai sekarang saya ingin membuang sampah pada tempatnya dan mengajak keluarga di rumah agar ikut menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, SDN Sirahcipelang berharap nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam kuat dalam diri setiap peserta didik. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah diyakini mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, sekaligus membentuk generasi yang berkarakter dan bertanggung jawab terhadap masa depan lingkungan.

Maung Pajajaran News mengapresiasi terselenggaranya seminar edukatif ini sebagai wujud sinergi positif antara sekolah, kepolisian, dan masyarakat dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Diharapkan kegiatan serupa terus digelar sebagai upaya mencetak generasi penerus yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam menuju Indonesia yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.