Dari Tumpukan Rongsok Menuju Kesuksesan, Candra (52) Ciptakan Harapan dan Lapangan Kerja bagi Warga

Dari Tumpukan Rongsok Menuju Kesuksesan, Candra (52) Ciptakan Harapan dan Lapangan Kerja bagi Warga

Sumedang, Selasa 14 Juli 2026 – Siapa sangka, tumpukan barang bekas yang kerap dianggap tidak bernilai justru menjadi sumber kehidupan bagi banyak orang. Di balik usaha rongsok yang berdiri di RT 02 RW 05, Dusun Manco, Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, tersimpan kisah perjuangan seorang pria bernama Candra (52) yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari 20 tahun di dunia usaha barang bekas.

Bermodalkan tekad, kerja keras, dan keyakinan untuk terus maju, Candra merintis usahanya dari nol. Perjalanan panjang itu tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan, mulai dari naik turunnya harga rongsok, keterbatasan modal, hingga dinamika usaha, menjadi bagian dari cerita yang harus dihadapinya.

Namun, bagi Candra, setiap cobaan bukanlah alasan untuk menyerah. Justru, semua itu menjadi pelajaran berharga yang menguatkan langkahnya hingga mampu mempertahankan usahanya selama dua dekade.

“Cobaan selalu ada, Pak. Cuma saya sikapi dengan senyum,” ujar Candra dengan senyum penuh optimisme.

Kini, hasil dari kerja kerasnya tidak hanya dirasakan oleh keluarganya. Usaha rongsok yang dikelolanya telah menjadi tempat mencari nafkah bagi sejumlah warga di sekitar Dusun Manco. Kehadirannya memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

Salah seorang pekerja, Atim, mengaku bersyukur dapat bergabung di tempat usaha milik Candra.

“Alhamdulillah saya bisa bekerja di sini. Ada tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami sangat terbantu dan berterima kasih kepada Pak Candra karena telah membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar,” tutur Atim.

Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, usaha rongsok yang dijalankan Candra juga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Barang-barang bekas yang sebelumnya dianggap tidak berguna dipilah, dikumpulkan, dan didaur ulang sehingga kembali memiliki nilai ekonomi serta mengurangi limbah yang mencemari lingkungan.

Kisah hidup Candra menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak selalu lahir dari usaha yang besar dan mewah. Dengan ketekunan, kejujuran, dan semangat pantang menyerah, usaha sederhana pun mampu tumbuh menjadi penopang kehidupan banyak orang.

Di usia 52 tahun, Candra masih terus menatap masa depan dengan optimisme. Ia berharap usahanya terus berkembang sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dari rongsok, Candra membuktikan bahwa kerja keras mampu mengubah barang yang dianggap tak bernilai menjadi sumber rezeki, sekaligus menghadirkan harapan bagi banyak keluarga.
* Henra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *